Langsung ke konten utama

RINGKASAN MATERI TEKS CERITA INSPIRATIF

 

TEKS CERITA INSPIRATIF

 

Teks cerita inspirasi adalah bahan tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.

 

Tujuan teks cerita inspirasi adalah untuk menambah dan menggugah motivasi, semangat, dan rasa percaya diri untuk menghadapi semua tantangan yang mungkin akan dihadapi dalam mencapai tujuan yang diharapkan secara positif.

 

Ciri-ciri teks cerita inspiratif sebagai berikut :

Ø  berisi kisah  nyata

Ø  memiliki tema

Ø  terdapat judul

Ø  memiliki alur

Ø  bersifat naratif

Ø  ada tokoh yang diceritakan

 

Struktur teks cerita inspiratif terdiri dari :

Ø  Orientasi : pengantar cerita atau pengenalan tokoh dan latar.

Ø  Rangkaian peristiwa : kisah tokoh dan peristiwa menuju ke puncak konflik.

Ø  Komplikasi : puncak (inti) cerita yang menjadi inspirasi.

Ø  Resolusi : penyelesaian masalah, peristiwa menyadarkan tokoh tentang kebaikan.

Ø  Koda : penutup cerita yang berisi simpulan dan pesan moral.

 

Kebahasaan Teks Cerita Inspiratif

1.    Kata keterangan tempat, waktu, tujuan, dan cara.

Ø  Keterangan cara.

Merupakan keterangan cara pada suatu peristiwa yang terjadi.

Ø  Keterangan tempat.

Merupakan keterangan tempat terjadinya suatu peristiwa, yang ditandai kata di, ke, dan dari.

Ø  Keterangan waktu.

Merupakan keterangan waktu terjadinya suatu peristiwa atau kegiatan, yang ditandai kata, pada, kemarin, besok, lusa, dan lain – lain.

Ø  Keterangan tujuan.

Merupakan suatu tujuan pada suatu kalimat dalam teks, yang ditandai dengan kata untuk, supaya, dan agar.

2.    Konjungsi (kata hubung) intrakalimat dan antarkalimat

a)    Konjungsi antarkalimat adalah kata penghubung antara satu kalimat dengan kalimat lainnya.

Ø Konjungsi  pertentangan, ditandai kata : namun, tetapi, biarpun demikian, sekalipun demikian, walaupun demikian, dan meskipun demikian.

Ø Konjungsi  lanjutan dari peristiwa pada kalimat sebelumnya, ditandai kata : sesudah itu dan setelah itu.

Ø Konjungsi berupa suatu hal, peristiwa, atau keadaan dari kalimat yang dinyatakan sebelumnya, ditandai kata : tambahan pula, lagi pula, dan selain itu.

Ø Konjungsi  penguatan keadaan sebelumnya, ditandai kata : malahan dan bahkan.

Ø Konjungsi  sebuah konsekuensi, ditandai kata : dengan demikian.

Ø Konjungsi  sebab-akibat, ditandai kata : oleh karena itu dan oleh sebab itu.

Ø Konjungsi  suatu kejadian pendahuluan pernyataan sebelumnya, ditandai kata : sebelum itu.

b) Konjungsi intrakalimat yaitu kata yang menghubungkan satuan-satuan kata dengan kata, klausa dengan klausa, dan frasa dengan frasa. Konjungsi anatarkalimat dibagi menjadi dua yaitu konjungsi koordiantif dan konjungsi subordinatif

Ø Contoh kata konjungsi koordianatif : dan, serta, tetapi

Ø Contoh kata konjungsi subordiantif : setelah, agar, dan sehingga.

3.    Teks cerita inspiratif merupakan sebuah cerita yang ide atau sumber peristiwanya merupakan kisah  nyata.

Ciri-ciri kalimat fakta, sebagai berikut :

Ø Dapat dibuktikan kebenarannya.

Ø Memiliki data yang akurat misalnya tanggal, tempat ,waktu kejadian.

Ø Memiliki narasumber yang dapat dipercaya.

Ø Bersifat obyektif (apa adanya dan tidak dibuat-buat) yang dilengkapi dengan data berupa keterangan atau angka yang menggambarkan keadaan.

Ø Biasanya dapat menjawab pertanyaan: apa, siapa, di mana, kapan, berapa dengan jawaban yang pasti.

Ø Berdasarkan kenyataan.

4.    Kalimat majemuk setara dan bertingkat

a)      Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang sederajat kedudukannya.

Contohnya : Dia terjatuh di danau dan koran dagangannya berantakan.

b)      Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara.

Contohnya : Andra merupakan satu-satunya anak di keluarga, oleh karena itu dia sangat dimanja.

 

 

Langkah-langkah menyusun teks cerita inspiratif, sebagai berikut :

1.    Menentukan tema dan tokoh yang menginspirasi.

2.    Menyusun kerangka tulisan sesuai dengan struktur teks, yaitu :

1)             bagian awal : orientasi, rangkaian peristiwa

2)             bagian tengah : komplikasi, resolusi

3)             bagian akhir : koda

3.    Pengumpulan data atau informasi yang berupa fakta.

4.    Pengembangan kerangka tulisan dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita inspiratif.

 

·           Simpati adalah sebuah bentuk dengan tindakan dalam melakukan partisipasi dan salah satu sikap dengan perbuatan yang baik yang akan dilakukan kepada orang lain, serta bisa mendorong untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

·           Empati adalah salah satu keadaan yang di mana seseorang dapat merasakan dan akan melakukan kegiatan dengan mengidentifikasikan masalah dalam keadaan emosi.

·           Kepedulian adalah indah, memperhatikan, menghiraukan, mencampuri perkara orang dan sebagainya.

·           Perasaan adalah suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang menghasilkan penilaian positif atau negatif terhadap sesuatu. Bentuk penilaiannya selalu bersifat subjektif karena lebih didasarkan pada pertimbangan manusiawi daripada rasional. Perasaan mengisi penuh kesadaran manusia tiap saat dalam hidupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bacalah teks cerita inspirasi berikut !

Sebelah

Suatu masa, ada dua kakak beradik yang rumahnya bersebelahan. Walaupun bersebelahan, seringkali mereka bertengkar hanya karena hal sepele. Pekerjaan dua kakak beradik itu ialah sama-sama petani. Si kakak yang bertubuh besar menjadi seorang petani kentang. Sedangkan si adek yang memiliki janggut menjadi petani beras.

Pada malam yang sedang berbintang, si Kakak mendapatkan panen kentang yang berlebih. Tanpa memberitahu si Adek, diam-diam ia menaruh sekarung kentang ke rumah si Adek. Ia meredam emosinya, namun tetap mengingat adeknya yang mungkin butuh kentang. Keesokan paginya, si Adek bingung. Siapakah yang menaruh sekarung kentang di muka rumahnya?

Sampai si Adek berkesimpulan bahwa yang menaruh sekarung kentang itu ialah kakaknya. Malam itu juga, ia diam-diam menaruh dua karung beras ke depan rumah kakaknya. Keesokan paginya pun Sang Kakak terheran, mengapa ada dua karung beras di rumahnya? Malamnya, Sang Kakak pun menaruh dua karung kentang di rumah Adeknya.

Begitulah terus berhari-hari, mereka saling memberikan hasil panennya secara diam-diam tanpa berbicara. Sampai suatu ketika, mereka papasan saat sedang menuju ladang. Mereka tersenyum dan saling merangkul.

Seperti itulah kehidupan kakak beradik yang kita alami di dunia. Walaupun bertengkar, sudah seharusnya tetap memiliki kasih sayang antarsesama. Karena, hanya keluargalah yang akan saling membantu apa pun yang terjadi.

 

Jawablah pertanyaan berikut ini !

1.      Apakah isi dari teks tersebut ?

2.      Mengapa teks tersebut disebut teks cerita inspirasi ? Berikan alasanmu !

3.      Tentukan struktur teks cerita inspirasi tersebut dengan menuliskan bukti kalimatnya !

 

Catatan:

Kerjakan di buku tugas kalian, dikumpulkan saat tatap muka!

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL TEST SUMATIF I /7 KURIKULUM MERDEKA

                                   TEST SUMATIF 1 KELAS VII KURMA       (Teks Diskripsi) Pilihlah jawaban yang paling tepat ! Bacalah kutipan teks berikut. Postur tubuhnya ideal, langsing, dan tinggi bak model. Rambutnya ikal, selembut sutra hitam, mengkilat saat diterpa terik matahari. Seharusnya dia bahagia. Wajahnya oval, matanya indah. Bulu mata lentik hitam memayungi kelopak matanya yang besar. Hidungnya meski tidak terlalu mancung, juga tidak terlalu pesek. Jari-jarinya lentik. Apa yang kurang? Berikut ini  bagian yang tidak digambarkan dalam teks tersebut adalah …. A. kulit tubuh C. postur tubuh B. bentuk rambut D. bentuk wajah Bacalah kutipan teks berikut. Rangkaian koral di laut Karimun Jawa berbagai bentuk dan beraneka warna. Ada koral berbentuk bunga berwarna krem dan merah muda, di tengahnya ada bintik-bi...

HEMPAS BELENGGUKU

 H HEMPAS BELENGGUKU Muhammad Shafiul Azam Matahari kembali ke peraduan. Semburat warna jingga masuk melalui celah-celah tembok rumah yang berjajar rapat di Desa Purwosari. Suara burung gereja bersahut berebut masuk ke sarangnya tinggalakan hingar bingar  alam semesta. Aku ingin mencoba berdamai dengan keadaan, mencari sepenggal asa agar aku mampu bertahan di sudut Kota Kudus ini. Kurapatkan jaketku menepis hawa dingin yang menusuk tulang. Aku mulai menyusuri jalan kecil beraspal yang sedikit becek sisa hujan tadi. Di ujung jalan,  di samping makam itu tempat kostku. Rumah bercat biru dua lantai itu terlihat lengang seperti tak berpenghuni. Makam di sampingnya menambah kesan angker. Pohon-pohon besar yang berjajar melambaikan daun-daunnya di ujung tangkai yang panjang seolah tangan-tangan yang mengajak untuk mendekat. Senja itu memang sangat sepi, apalagi habis hujan orang-orang seakan enggan keluar rumah, mungkin mereka lebih suka bergumul dengan kain sarung di peraduaan...

RINGKASAN MATERI STRUKTUR TEKS FANTASI

  STRUKTUR TEKS CERITA FANTASI Struktur teks cerita fantasi adalah  bagian-bagian dari teks fantasi, yaitu Orientasi Komplikasi Resolusi Orientasi  Berisi  pengenalan fisik tokoh, watak tokoh, latar dan konflik Contoh: Pengenalan tokoh  Alien itu berhidung mancung. Dengan hidungnya yang menjulang, ia mengendus sekeliling. Sepertinya ia bingung dan mencoba mengenali tempatnya tempat baru. Matanya yang sebesar biji kemiri berkedip-kedip memamerkan matanya yang kehijauan. Aku tahu dia bukan manusia sepertiku. Tapi ia datang bukan untuk mengganggu. Pengenalan latar Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Ketika aku memandanginya satu persatu, ternyata rumah itu memiliki model yang sama. Hanya satu hal yang membedakan ketiga rumah itu. Warna pintunya. Setiap pintu mengikuti gradasi warna seperti yang kulihat di cuctom calor laptopku. Pengenalan konflik “Kau harus membawanya kembali!” Erza berteriak kalang kabut. Aku gugup. Bingung. Tak tau apa yang harus kuperbu...